Kupikir aku memilikimu
Nabi Saw bersabda; “aku dibuat mencintai”, cinta disini adalah anak rohani. Jika cinta harus ditempuh dengan nilai-nilai praktis, ketahuilah itu bukan cinta, tapi kehendak. Cinta berbeda dengan kehendak. [Ibnu Arabi, Fushusul al-Hikam; 4/259, 2/189 dan Dzakha’ir al-A’laq)
Rabu, 15 Agustus 2012
Berbicara Dengan Diego
Hai Diego, apa kamu baik-baik saja disana? Bali masih
seperti biasa kan? Masih sering ke pantai? Terima kasih sudah menemani
hari-hari ku saat di Bali. Kuharap kalau aku kesana lagi, kamu masih mau
menemaniku lagi, tapi jika jalan jangan di depanku, cukup disampingku.
Diego, kau pernah ke Jogja kah? Disini sangat panas, tidak
seperti di Bali yang tenang. Aku lebih banyak galau tahu! Dan pasti kau
terkekeh mendengarnya. Apalagi pertanyaanku masih sama dengan tahun yang lalu,
dimanakah kamu, Tuhan? Bukankah ini sangat membosankan?
Langganan:
Postingan (Atom)
2009
Dunia rasanya berhenti, saat aku melepaskan dan menumpahkan cerita itu. Dada sunyi dan terasa sakit saat ada cerita diam-diam di bagi Bagia...
-
Mungkin akan selalu ada pertanyaan, mengapa aku bersedia menghabiskan waktu sisa hidupku dengan suami yang memiliki difabel kaki. Yang mungk...
-
Aku makin menyukai kelambatan. Sering bahkan terlambat dalam banyak hal di hidup. Ternyata Tuhan menuntunku makin pelan menjalani kehidupan....