Ibu masih mempersiapkan sarapan, makan siang dan makan malam untuk ayah setiap hari. Kurasa ayah juga melihat, menyantap masakan yang dipersiapkan oleh ibu. Setiap pagi, ibu menyiapkan sepiring bubur dan teh hangat di meja dekat tidur ayah. Disampingnya, ibu juga mempersiapkan baju-baju ayah. Lengkap dengan kemeja dan celana pendek yang ayah pakai setiap harinya. Kursi roda ayah semula ditempatkan dikamarku, tetapi karena cucu-cucu ayah pada ketakutan dengan kursi roda yang ayah duduki semasa ayah masih hidup, kami memindahkan didekat kamar mandi, kamar ayah.
Nabi Saw bersabda; “aku dibuat mencintai”, cinta disini adalah anak rohani. Jika cinta harus ditempuh dengan nilai-nilai praktis, ketahuilah itu bukan cinta, tapi kehendak. Cinta berbeda dengan kehendak. [Ibnu Arabi, Fushusul al-Hikam; 4/259, 2/189 dan Dzakha’ir al-A’laq)
Tampilkan postingan dengan label kabar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kabar. Tampilkan semua postingan
Rabu, 29 Februari 2012
Kabar Untuk Ayah
Ayah, sepeninggal ayah pergi, aku ingin bercerita tentang kehidupanku saat ini. Aku ingin bilang bahwa aku baik-baik saja. Anakmu Insya Allah semakin dewasa sejak kau tinggalkan 14 Februari yang lalu. Ibu juga baik ayah, ayah jangan khawatir ibu tidak sendiri sekarang. Tiap minggu selalu ditemani bergantian oleh kakak-kakak dan aku. Kami saling menjadwalkan satu sama lain, untuk tidur dirumah.
Langganan:
Postingan (Atom)
Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah
Saat aku depresi berat di 2020, dimana tangan manusia tidak mampu lagi menolong, krisis diri ini membawaku pada satu permintaan tolong kepad...
-
Banyak orang yang bertanya kepadaku secara pribadi bagaimana ceritanya aku bisa remisi dari depresi dan anxiety. Sejujurnya, aku akan bilang...
-
Banyak kesedihan yang ku tanggung. Seandainya aku boleh meminta dan mengulang waktu, aku ingin Bapak ku sehat. Menemaniku aku tumbuh dengan ...
-
Aku sangat berterima kasih kepada suamiku. Bersamanya aku serasa memiliki teman hidup dan kekasih yang kucintai setiap hari. Tidak hentinya...
