Nabi Saw bersabda; “aku dibuat mencintai”, cinta disini adalah anak rohani. Jika cinta harus ditempuh dengan nilai-nilai praktis, ketahuilah itu bukan cinta, tapi kehendak. Cinta berbeda dengan kehendak. [Ibnu Arabi, Fushusul al-Hikam; 4/259, 2/189 dan Dzakha’ir al-A’laq)
Tampilkan postingan dengan label jati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jati. Tampilkan semua postingan
Kamis, 08 Maret 2012
Jati, 8 Maret
Ah, sepi kau menghampiri lagi. Aku tidak bisa lari lagi. Kematian sudah menjemput. Aku tertunduk lesu. Aku berharap kau akan kembali. Tapi ternyata tidak bisa. Kau pergi jauh, sangat jauh sampai aku bahkan tidak bisa menyentuhmu, melihat dan mendekapmu seperti biasa. Aku akan menjalani hari-hari yang berbeda. Tanpa peluk dan senyum. Aku sadar aku benar-benar telah sendiri menghadapi dunia tanpamu. Tanpa orang lain perduli bahwa masih tersimpan kesakitan.Menyeruak dan semakin perih.
Langganan:
Postingan (Atom)
Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah
Saat aku depresi berat di 2020, dimana tangan manusia tidak mampu lagi menolong, krisis diri ini membawaku pada satu permintaan tolong kepad...
-
Banyak orang yang bertanya kepadaku secara pribadi bagaimana ceritanya aku bisa remisi dari depresi dan anxiety. Sejujurnya, aku akan bilang...
-
Banyak kesedihan yang ku tanggung. Seandainya aku boleh meminta dan mengulang waktu, aku ingin Bapak ku sehat. Menemaniku aku tumbuh dengan ...
-
Aku sangat berterima kasih kepada suamiku. Bersamanya aku serasa memiliki teman hidup dan kekasih yang kucintai setiap hari. Tidak hentinya...
