Nabi Saw bersabda; “aku dibuat mencintai”, cinta disini adalah anak rohani. Jika cinta harus ditempuh dengan nilai-nilai praktis, ketahuilah itu bukan cinta, tapi kehendak. Cinta berbeda dengan kehendak. [Ibnu Arabi, Fushusul al-Hikam; 4/259, 2/189 dan Dzakha’ir al-A’laq)
Senin, 09 Juli 2012
Minggu, 08 Juli 2012
Perjalanan #1
Akhirnya saya berani menuliskan pengalaman saya. Berbagi kepada kalian semua tentang sesuatu yang mengubah arah hidup saya disaat saya berusia 20 tahun. Sekedar menengok, saya dilahirkan dari keluarga yang sangat prural. Bapak saya adalah orang NU dengan kejawen yang kuat, sementara ibu saya sepenuhnya mempercayai Islam Kejawen. Kakak tertua saya, yang saya tahu masuk dalam golongan Islam garis keras dan hal ini membuat saya sering berkonflik denganya karena pandanganya yang sangat monolitik. Sedangkan kakak kedua saya, adalah seorang perempuan pengusaha yang bekerja sebagai seorang pengembang. Ia mapan dan sukses tetapi sayangnya sangat boros dalam gaya hidup.
Sabtu, 07 Juli 2012
Hampir lulus, bahagiakah aku?
Bulan agustus 2012, adalah tahun kelima aku tinggal di Yogyakarta dengan embel-embel sebagai mahasiswi. Berasal dari kota kecil di sebelah selatan Solo, aku mempersiapkan diri untuk hijrah ke kota yang disebut-sebut orang sebagai kota pelajar. Awal aku memutuskan untuk masuk UGM, hanya bermodal dorongan dari ibuku. Baginya, jika anaknya yang terakhir bisa masuk ke UGM, beliau akan bangga. Meskipun sampai sekarang aku masih
Rabu, 06 Juni 2012
Jumat, 01 Juni 2012
Dreaming
"Cara terbaik mencintai seseorang adalah ketika kamu sudah selesai dengan keikhlasan untuk membiarkan semua tumbuh dengan kadar yang diberikan Tuhan"
Aku membiarkanya bebas sampai kelak ia menemukan apa yang ia bahagiakan. Walaupun harus membiarkanya pergi, tapi kurasa ini pilihan yang paling baik. Aku pernah menjadi co-pilot, yang mungkin tidak terlalu siap mendampingi menghadapi badai dan persinggahan awan yang tebal. Aku lebih memilih untuk mendarat dan menjalani pilihan yang baik-baik saja. Aku melepaskanya untuk terbang dengan sendirinya ataupun dengan kelak co-pilot yang lain. Aku sama sekali tidak membencinya, kulakukan karena aku sayang . Pesawat itu terlalu indah dan lebih indah jika ia yang menaikinya dengan co-pilot lain. Aku yakin lebih baik dariku.
Aku membiarkanya bebas sampai kelak ia menemukan apa yang ia bahagiakan. Walaupun harus membiarkanya pergi, tapi kurasa ini pilihan yang paling baik. Aku pernah menjadi co-pilot, yang mungkin tidak terlalu siap mendampingi menghadapi badai dan persinggahan awan yang tebal. Aku lebih memilih untuk mendarat dan menjalani pilihan yang baik-baik saja. Aku melepaskanya untuk terbang dengan sendirinya ataupun dengan kelak co-pilot yang lain. Aku sama sekali tidak membencinya, kulakukan karena aku sayang . Pesawat itu terlalu indah dan lebih indah jika ia yang menaikinya dengan co-pilot lain. Aku yakin lebih baik dariku.
Langganan:
Postingan (Atom)
Maaf
Semoga maaf ini Engkau dengar. Semoga maaf ini engkau sekalian rasakan. Maafkan semua yang telah terjadi Maafkan kesalahanku. Ampuni aku Say...
-
Banyak orang yang bertanya kepadaku secara pribadi bagaimana ceritanya aku bisa remisi dari depresi dan anxiety. Sejujurnya, aku akan bilang...
-
Aku sangat berterima kasih kepada suamiku. Bersamanya aku serasa memiliki teman hidup dan kekasih yang kucintai setiap hari. Tidak hentinya...
-
Banyak kesedihan yang ku tanggung. Seandainya aku boleh meminta dan mengulang waktu, aku ingin Bapak ku sehat. Menemaniku aku tumbuh dengan ...
