Saya perempuan 23 tahun.
Kalau
bukan karena ibu saya yang selalu menyemangati saya dari awal, mungkin pilihan
berdiri diatas kaki sendiri tidak akan muncul sebagai bentuk keputusan politis,
tetapi seberkas beban penghukuman akibat sok-sok-an menjadi perempuan kuat.
Saya perempuan 23 tahun.
Bukan,
tetapi ini pilihan sebagai kesadaran, bukan buah dari paksaan. .Ada fase-fase kehidupan
yang harusnya mengajarkan kita untuk bertanya secara lebih mendalam, kritis dan
reflektif terhadap apapun. Karenanya kita menjadi tahu, dalam posisi apa kita
melangkah dan “tahu” mengapa kita melangkah menggunakan kaki menganugrahkan.




