Kamis, 05 Januari 2012

Es Krim dan Ayahku

Sore ini, aku mampir ke sebuah toko es krim. Entah kenapa, setiap kali merasa kangen dengan ayahku, aku selalu memakan es krim. Teringat dulu setiap kali aku menangis, ayah selalu membelikanku es krim. Hingga kemudian, es krim bukan semata terasa dingin dimulutku tetapi juga menenangkan hatiku. Es krim adalah lambang manis ditengah kehidupan yang rasa-rasanya lebih berasa pahit getir ketimbang sesuatu yang menyenangkan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Lead you life with heart

Leaders, be kind to people all the world.  Lead your legacy with heart. Not only honest.  Don't hurt other people. Karma does exist