Sabtu, 08 Agustus 2026

Manusia Siput 2

Aku lagi senang menjadi manusia siput. Entah kenapa, terasa menyenangkan. Ternyata setelah dewasa, kemampuan kita untuk tetap menikmati kehidupan dan keindahan itu sangat menyenangkan. Meski hatiku masih sering gaduh tentu saja. Ada beban yang ada didalam dada yang sampai sekarang masih kurasakan sebagai duka. Tapi tidak apa-apa pelan-pelan aku mampu menanggungnya. 

Semingguan ini, aku masih sangat sibuk menemani ponakan untuk ospek. Bolak balik kampus dengan segala ceritanya. Beruntung, pekerjaan belum menumpuk. Selain itu, aku bersyukur memiliki banyak waktu bersosialisasi di rumah Bantul. Aku ikut panitia 17an. Entah setelah berapa tahun, setiap agustus aku biasanya akan terbang keluar daerah untuk riset atau pendampingan. Dan hari ini, aku bisa di rumah dan menjadi panitia.

Aku juga sering membaca dan melihat podcast pak NS alias pak Nasirun. Senang sekali, meski beliau baru saja berpulang, banyak dokumentasi beliau yang ada di banyak kanal, membuat saya banyak belajar. Hormat selalu kepada Kiai Nasirun. Al Fatihah ya pak. Swargi langgeng

Sebagai manusia siput, makin pelan, aku makin menikmatinya. Kadang-kadang aku merasa perlu bertanya pada diri sendiri, kenapa aku tidak jadi manusia siput dari dulu ya? ahahahahaha...

Soal hati, siapa yang tahu, tapi lagi-lagi aku perlu mengingatkan diri sendiri, bahwa berduka memang seperti ini. Dengan berproses, aku akan mampu menanggungnya. Ini yang Allah minta. Dan sekali lagi aku mensyukuri proses pelan-pelannya

Btw aku juga habis selesai membeli mug baru untuk membuat kopi. Warnanya putih polos dan aku merasa keren memakainya. Kupikir, dulu aku mana bisa menikmati jajan 16.000 untuk aku bisa beli mug karena aku menyukainya. Sesungguhnya, aku merasa keren dengan mug baruku meski harganya tidak seberapa. Dulu aku menikmati pencapaian dengan hal-hal besar, kini aku menyukai hal-hal kecil untuk bisa bersyukur pada banyak hal dalam kehidupan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Manusia Siput 2

Aku lagi senang menjadi manusia siput. Entah kenapa, terasa menyenangkan. Ternyata setelah dewasa, kemampuan kita untuk tetap menikmati kehi...